MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-58

Sebagai selingan, mari kita bayangkan hal apa yang membantu yang bisa ditawarkan kepada dokter yang istrinya meninggal jika terapis perilaku ortodoks dan kaku dalam mengatasi situasi. Mari kita lihat apa yang pengubah perilaku sarankan “Saat kematian atau beberapa kejadian yang tidak dapat dibatalkan lainnya merampas salah satu sesuatu yang berharga …. Jadwal harus dibuat oleh yang […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-57

Namun percayalah, bahwa saya tidak pernah menyerah dari keyakinan kebermaknaan hidup tanpa syarat! Karena baik kehidupan memiliki makna—dan kemudian mempertahankan makna ini bahkan jika hidup ini adalah hidup yang singkat— atau hidup tidak memiliki makna—dan kemudian pertambahan usia hanya melanggengkan kesia-siaan. Percayalah, bahkan kehidupan tak bermakna selama ini, yaitu, kehidupan yang telah terbuang, mungkin-bahkan di saat terakhir masih memberikan makna dengan […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-56

Bukti empiris yang mendukung dan konfirmasi bahwa makna hidup ini adalah tanpa syarat disumbangkan oleh puluhan proyek penelitian yang telah didasarkan pada Uji PIL yang dikembangkan oleh James C. Crumbaugh. Penelitian Thomas Yarnell untuk 40 prajurit Angkatan Udara dan 40 dirawat di rumah sakit penderita skizofrenia laki-laki  “menunjukkan bahwa nilai pada Tujuan-in-Life Uji tidak berhubungan […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-53

Berikut ini adalah kasus di mana psikoanalisis bukan modifikasi perilaku sebagai imbas dari represi hati nurani: Sejak musim panas tahun 1973 saya bekerja sebagai asisten psikolog oleh dua psikiater di San Diego. Selama sesi pengawasan saya, saya kerap tidak setuju dengan teori psikoanalitik yang diajarkan oleh pembimbing saya. Namun, karena cara mereka sangat otoriter, saya khawatir mengungkapkan bantahan saya. Saya takut […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-49

The British Journal of Psychiatry menjelaskan suatu percobaan tentang “anak yang disuguhkan film yang menggambarkan tindakan agresif,” dan ditemukan bahwa terjadi peningkatan agresi secara konsisten melampaui kecenderungan awal berperilaku seperti itu. John P. Murray dari Institut Nasional Kesehatan Mental merangkum hasil dari sejumlah penelitian sebagai berikut: “menonton kekerasan di televisi menyebabkan pemirsa menjadi lebih agresif. Sekali lagi, setelah […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-47

Padelford juga meninjau ulang literatur dalam bidang tersebut, tentang penelitian yang dilakukannya sendiri, yang berhubungan dengan hipotesis kevakuman eksistensial. Ia melaporkan tentang pertanyaan yang ditujukan kepada pelajar mengapa mereka tertarik dan terlibat dengan obat-obatan. Di antara jawaban yang sering didaftar adalah “hasrat untuk menemukan makna dalam hidup”. Suatu penelitian epidemiologi yang dilakukan untuk National Commision on […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-45

Aspek pertama dari triad, depresi, sering berujung pada upaya bunuh diri.Terdapat bukti yang banyak bahwa upaya bunuh diri khususnya di kalangan pemuda mengalami peningkatan.”Bunuh diri, yang pernah menduduki peringkat dua pulu satu dalam daftar penyebab kematian, kini berada di peringkat kesepuluh dan di beberapa negara bagian menjadi peringkat ke enam. Setiap orang yang akhirnya bunuh […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-44

Sudah lama para psikolog mengetahui permainan itu sendiri dengan istilah psikologi dalam. Psikologi dalam berikutnya dilihat sebagai kesadaran dinamis polos yang mendasari perilaku manusia. Mungkin inilah ilustrasi terbaik yang disebut oleh Joseph Wilder sebagai joke singkat psikiater yang pernah didengarnya: “Apakah Anda seorang psikater?” “Mengapa Anda bertanya?” “Anda pasti seorang psikiater.” Dengan berupaya membuka topeng orang yang memberikan […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-42

Secara rata-rata, kenyataan bahwa kevakuman eksistensial pada pelajar di Amerika lebih nyata dibanding pelajar di Eropa. Menurut pandangan saya, hal itu terjadi karena paparan rata-rata pelajar Amerika pada indoktrinasi semacam reduksionisme. Untuk mengutip sebuah contoh, sebuah buku mendefinisikan manusia sebagai “tidak lebih dari mekanisme biokimia kompleks yang didukung oleh sistem pembakaran yang memberikan energi komputer […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-41

Apabila saya diminta untuk menjelaskan secara singkat, saya akan mengatakan bahwa kevakuman eksistensial dihasilkan dari kondisi-kondisi berikut. Tidak seperti hewan, untuk melakukan sesuatu, manusia tidak harus berdasarkan naluri. Secara kontras juga dengan manusia zaman dahulu, ia tidak lagi didikte oleh tradisi dan nilai untuk melakukan sesuatu. Sekarang, mengetahui apa yang harus dilakukan dan yang tidak […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-40

Saat ini, kehendak terhadap makna biasanya frustrasi. Dalam logoterapi, orang berbicara tentang frustrasi eksistensial. Para psikiater dihadapkan lebih banyak kasus dari pada sebelumnya di mana pasien mengeluhkan perasaan putus asa yang setara dengan apa yang disebutkan oleh Adler sebagai perasaan inferior. Saya akan mengutip sebuah surat dari seorang pelajar Amerika: “Saya berusia 22 tahun dengan izajah, […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-39

Apa yang berada di balik penekanan terhadap pencapaian seks dan kekuasaan, apa yang ada di balik kepuasan terhadap seks dan kebahagiaan, adalah frustrasi kehendak terhadap makna. Libido seksual hanya hyperthrophi dalam kekosongan eksistensial. Hasilnya adalah inflasi seks, dan seperti inflasi di pasar uang, inflasi diasosiasikan dengan devaluasi. Lebih khusus, seks didevaluasi akibat dehumanisasi. Seks manusiawi selalu […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-38

Kehendak terhadap kenikmatan, bagaimana pun bertentangan dengan kualitas transendensi diri realitas manusia. Ia juga mengalahkan dirinya sendiri. Kenikmatan dan kebahagiaan adalah hasil. Ia tidak dapat dikejar melainkan sesuatu yang terjadi. Pengejaran terhadap kebahagiaan akan merintangi kebahagiaan itu sendiri. Semakin seseorang membuat kebahagiaan sebagai tujuan semakin ia kehilangan tujuan. Hal ini paling mencurigakan dalam kasus neurosis seksual […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-37

Di satu sisi, kehendak terhadap makna bukan hanya sebagai perwujudan kemanusiaan manusia, tetapi juga —seperti yang disebutkan oleh Theodore A. Kotchen — adalah kriteria yang layak bagi kesehatan mental. Hipotesis ini didukung oleh James C. Crumbaugh, Sister Mary Raphael, dan Raymond R Sharader, yang mengukur kehendak terhadap makna dan menambahkan skor tertinggi di antara populasi bisnis dan […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-33

Pertimbangkanlah sebuah mata! Mata juga adalah transendensi diri dalam satu hal. Ketika ia mempersepsi sesuatu tentang dirinya sendiri, fungsinya untuk mempersepsi dunia visual sekitarnya menjadi memburuk. Ketika ia menderita katarak, ia akan menganggap bahwa katarak itu sendiri sebagai awan. Ketika ia menderita glaukoma, ia akan mempersepsi cahaya sebagai pelangi. Mata tidak melihat apa pun dari […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-32

Dengan demikian, eksistensi manusia—paling tidak sepanjang ia belum terdistorsi neurotis—selalu terarah pada sesuatu atau seseorang selain dirinya sendiri, apakah itu makna yang harus dipenuhi atau seseorang yang harus dicintai. Saya menyebutkan konstitutif eksistensi manusia ini sebagai ‘transendensi diri’. APa yang disebutkan sebagai aktualisasi diri adalah sebagai dampak, sebagai produk samping yang tidak disadari dari transendensi […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-31

Penelitian Baru Dalam Logoterapi  Dalam kata pengantar edisi pertama berbahasa Inggris The Unconsciuous God (1975), saya berjanji untuk memeriksa beberapa prinsip, yang sejak publikasi pertama di Jerman tahun 1947, telah lebih awal dielaborasi. Dapat dimaklumi, saya mesti berkonsentrasi pada hati  nurani sebagai salah satu fenomena paling penting pada pusat prinsip ini. Sesuai dengan teori logoterapi, hati […]

MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-30

Membicarakan martabat—apakah ia martabat seseorang atau ilmu pengetahuan—kita dapat mendefinisikan sebagai nilai sesuatu dalam dirinya sendiri, yang berlawanan dengan nilai ‘bagi saya‘. Dengan demikian, kita dapat mengatakan bahwa siapa pun yang membuat psikoterapi menjadi ancilla theologia, pelayan bagi teologi, tidak hanya  merampok martabat pengetahuan yang otonom, namun juga mengabaikan nilai potensial yang mungkin didapat untuk agama, […]

MAN;S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-25

Terdapat juga bukti-bukti pada wilayah sosiokultural sebab beberapa kali kita melihat dan menyaksikan bahwa religiusitas yang direpressi merosot menjadi takhayul. Pada abad ini, pemujaan terhadap akal dan megalomania teknologi merupakan  struktur yang merepresi di mana perasaan religius dikorbankan. Fakta ini menjelaskan bahwa banyak kondisi manusia saat ini yang menyerupai suatu “kompulsif neurosis universal umat manusia” […]

PHILOSOPHY TODAY: FILSAFAT POLITIK (2)

Stategi yang Ditolak Socrates mengambil jalan yang aneh setelah tantangan dari Glaucon dan Adeimantus. Socrates menyarankan untuk mendahulukan keadilan sebagai keutamaan bagi sebuah negara dari pada keadilan sebagai keutamaan individu dengan alasan bahwa keadilan sebuah negara jauh lebih rumit dibanding keadilan personal. Hal itu membuat Socrates mengalami kesulitan untuk mendefinisikan ciri-ciri sebuah negara yang baik. Meski […]