LOGOTERAPI-6

Vakum Eksistensial (Existential Vacumm) Vakum eksistensial adalah fenomena yang luas di abad ke 20. Hal ini dapat dipahami, hal itu mungkin disebabkan oleh berlipagandanya perubahan yang dilalui oleh manusia hingga menjadi manusia sejati. Pada awal sejarah manusia, ia kehilangan beberapa insting hewani yang di dalamnya melekat perilaku hewani yang membuatnya merasa nyaman. Beberapa kenyamanan, seperti […]

LOGOTERAPI-5

Bagi saya sendiri, ketika saya diambil dan dibawa ke kamp konsentrasi Auschwitz, sebuah manuskrip yang saya tulis dan sudah siap diterbitkan mereka rampas. Tentunya, hasrat terdalam  untuk menulis manuskrip itu sekali lagi membantu saya untuk tetap bertahan dalam keketatan kamp. Sebagai contoh, ketika saya di kamp Bavaria, saya menderita sakit akibat wabah typus. Saya mencatat […]

LOGOTERAPI-4

Tidak semua konflik berarti neurosis. Beberapa konflik adalah normal dan menyehatkan.Dalam arti yang sama, penderitaan tidak selalu menjadi fenomena patologis. Alih-alih menjadi simptom neurosis, penderitaan dapat menjadi pencapaian yang baik, khususnya bila penderitaan menumbuhkan frustrasi eksistensial. Saya dengan tegas menolak bahwa pencarian seseorang terhadap makna dalam eksistensinya, atau bahkan keraguannya terhadap hal itu, dalam setiap […]

MAN’S SEARCH FOR MEANING-60

Suatu saat, beberapa hari sesudah bebas, saya berjalan berkeliling kota, beberapa mil, melewati padang rumput berbunga ke arah pasar yang ada dekat kamp. Burung-burung kecil beterbangan ke angkasa,dan saya bisa mendengar kicauan riang mereka. Tak seorang pun yang terlihat hingga beberapa mil berikutnya. Tidak ada apa pun selain bumi yang luas, langit, nyanyian burung-burung kecil, […]

MAN’S SEARCH FOR MEANING-59

Kami tiba di lapangan rumput yang penuh dengan bunga. Kami menyaksikan dan meyakini bahwa mereka ada di sana, namun kami tidak meresapinya. Percikan api kebahagiaan datang ketika kami melihat seekor ayam jantan dengan bulu warna-warni. Namun hal itu tetap hanya sebagai percikan, kami tidak dapat merasakan dunia. Pagi-pagi ketika kami bertemu lagi di pondok, seseorang […]

MAN’S SEARCH FOR MEANING-58

Dari semua itu, kita belajar bahwa hanya ada dua ras manusia, manusia baik dan manusia jahat. Keduanya dapat ditemukan di kelompok manapun. Mereka melakukan penetrasi ke semua strata sosial. Tidak satu pun kelompok yang hanya berisikan orang baik atau hanya orang jahat. Dalam hal ini, tidak ada kelompok dengan ras yang murni. Ada kemungkinan menemukan […]

MAN’S SEARCH FOR MEANING-57

Pertama, di antara para pengawal ada beberapa yang memang sadis— dalam arti klinis yang sesungguhnya. Kedua, mereka yang sadis ini selalu diseleksi ketika ada kebutuhan pengawalan beberapa kelompok. Kami merasa senang ketika diberikan ijin untuk menghangatkan badan setelah bekerja sekitar dua jam dalam cuaca dingin. Kami duduk di depan tungku yang sudah diberi beberapa potong […]

MAN’S SEARCH FOR MEANING-55

Lalu saya mulai dengan hal-hal sepele untuk mulai menyamankan mereka.Saya katakan bahwa bahkan di Eropa dalam enam musim dingin terakhir selama Perang Dunia ke dua, situasi kita bukanlah yang terburuk seperti yang kita pikirkan. Saya katakan bahwa masing-masing  kami harus menanyakan diri sendiri, hal apa yang tidak tergantikan di mana ia bersedia menderita untuknya. Saya […]

MAN’S SEARCH FOR MEANING-54

Hari itu hari yang buruk. Pada saat parade, pengumuman dibuat untuk menentukan hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Melakukan hal yang tidak diperbolehkan dianggap sebagao sabotase dan oleh sebab itu akan mendapat hukuman mati dengan digantung. Diantara yang dianggap sebagai kejahatan adalah memotong bagian selimut (yang digunakan sebagai pembalut kaki) dan pencurian […]

MAN’S SEARCH FOR MEANING-53

Permulaan baik dari suatu psikoterapi atau psikohigienis  bisa terjadi bila mereka semua yang ada di kamp, baik individual maupun kolektif berada dalam situasi alamiah. Pendekatan psikoterapi individual biasanya adalah semacam prosedur penyelamatan hidup. Upaya ini mengutamakan pencegahan orang melakukan bunuh diri. Aturan di kamp melarang keras upaya melarang orang melakukan bunuh diri. Misalnya, dilarang keras […]

MAN’S SEARCH FOR MEANING-52

Tugas ini, demikian juga makna hidup, berbeda pada setiap orang, dan pada setiap situasi. Sebab itu, tidak mungkin mendefinisikan makna hidup dengan cara yang sama. Pertanyaan tentang makna hidup tidak akan bisa dijawab hanya dengan mengajukan satu pernyataan. Hidup tidak berarti sesuatu yang samar, namun merupakan sesuatu yang nyata dan konkrit, seperti tugas kehidupan yang […]