Sekolah Curang Akan Diumumkan

PADANG, tiologi.com


Naskah Ujian Nasional (UN) 2014 tingkat SMA sederajat sampai di Pa­dang, kemarin (1/4). Dari tujuh truk naskah soal yang dibawa, memuat empat buah naskah bagi anak berkebutuhan khusus.

Sebanyak 1.815 coli atau kardus naskah soal UN untuk 19 kabupaten dan kota di Su­ma­tera Barat ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Syamsurizal di hala­man depan percetakan Grafika. Usaha percetakan ini langsung menjadi gudang tempat pe­nyim­panan sebelum didist­ri­busikan ke kabupaten dan kota.

”Untuk pengamanan, kita bekerja sama dengan pihak ke­po­lisian. Ada dua orang aparat dari Polda Sumbar yang ber­gan­tian menjaga keamanan gudang ini,” ucap Syamsurizal, Selasa (1/4) didampingi Ketua UN Bustavidia dan Direktur PT Karya Kita Bandung Mulya.

Syamsurizal juga men­j­e­laskan penunjukan gudang Gra­fika sebagai tempat pe­nyim­panan sudah ditinjau lang­­sung oleh pihak Kemen­dikbud dan percetakan. Soal UN SMA ini mulai didistri­b­u­sikan pada tanggal 6 April khu­sus untuk Kabupaten Kepu­lauan Mentawai. Kemudian, pada 10 April didistribusikan ke kabupaten dan 11 April dis­tribusi di tingkat kota.

”Jika nanti ada gangguan dalam pendistribusian di ting­kat kabupaten dan kota, kita akan langsung koordinasi de­ngan pihak Kemendikbud. Ter­masuk jika terjadi badai di Men­tawai. Bisa saja kita distri­bu­sikan menggunakan pesawat seperti tahun sebelumnya,” jelas Syamsulrizal.

Usai diterimanya naskah soal UN di kabupaten dan kota, barulah diperiksa kelengkapan naskah dan kerusakan yang terjadi. Bagi naskah yang meng­alami kerusakan bisa menggu­nakan naskah cadangan yang sudah tersedia.

Untuk 2014 ini, jumlah pe­serta UN di Sumbar mencapai 70.907 peserta. Terdiri dari 41.043 pelajar SMA, 20.790 pela­jar SMK, 4 pelajar SMALB, dan 9.070 pelajar MA. Sedang­kan untuk SMP/MTS peserta ber­jumlah 84.455 orang. De­ngan demikian, peserta UN di Sumbar sebanyak 155.362 pela­jar. Ujian untuk tingkat SMA akan diadakan pada 14-16 April mendatang. Sementara susulan dilaksanakan pada 22-24 April mendatang.

Bagi sekolah atau guru yang terlibat dalam pelaksanaan UN, dihimbau untuk tidak mela­kukan kecurangan dalam pe­lak­­sanaan. Bagi yang keda­patan melakukan kecurangan, pihak Kemendikbud akan meng­umu­m­kan orang yang berpe­rilaku curang termasuk sekolah.

(T-01/tiologi.com)
Posted in PENDIDIKAN.