PHILOSOPHY TODAY: TUMBUHKAN PENGARUH ANDA!

TUMBUHKAN PENGARUH ANDA!

Hubungan komunikasi yang sehat berkembang selaras dengan pengaruh, bukan otoritas. Otoritas sangat berbeda dengan pengaruh. Otoritas adalah meminjam pengaruh dari faktor-faktor dominasi antara satu dengan yang lainnya, yang sejatinya disebabkan oleh kelemahan. Orang yang lemah secara mental tidak bisa membangun pengaruhnya dan terpaksa menggunakan otoritas untuk menekan orang lain melakukan sesuatu. 

Memang, menggunakan otoritas lebih mudah digunakan dalam hubungan komunikasi struktural. Saya bisa menggunakan otoritas saya kepada anak untuk memaksanya belajar, karena sebagai anak ia sangat tergantung pada saya. Saya bisa menggunakan otoritas kepada bawahan untuk melakukan sesuatu tugas. Sebagai seorang guru, saya bisa meminjam pengaruh saya dengan menghardik siswa yang ribut di kelas agar diam. Namun, menggunakan cara-cara seperti itu sama saja dengan menutup rapat-rapat pintu pemahaman tentang hubungan komunikasi dan kesadaran yang rasional.

Dengan menggunakan otoritas saya, anak, bawahan, atau siswa bisa saja menuruti saya hanya karena takut, bukan karena sadar. Dan sesuatu yang dilakukan karena ketakutan pastilah tidak membawa pertumbuhan kualitas dalam hubungan jangka panjang dan terbatas hanya ketika ketakutan itu masih ada, ketika pengaruh pinjaman itu masih ada. Ketika mereka semakin memiliki kekuatan atau ketika otoritas kita semakin berkurang, kepatuhan pun semakin berkurang.

Sebagai seorang guru, saya memiliki otoritas untuk didengarkan siswa. Namun, jika mereka mendengar saya hanya karena otoritas saya, yang terbentuk hanyalah hubungan yang hampa yang tidak mampu menyalakan semangat mereka untuk melakukan pembelajaran secara mandiri dengan penuh suka cita. Sebagai seorang atasan saya memiliki otoritas kepada bawahan untuk mengerjakan sesuatu, namun ketika saya tidak ada, ketika mereka tidak ada dalam pengawasan, mereka akan berhenti bekerja.

Beda dengan otoritas yang meminjam kekuatan, pengaruh memerlukan pengetahuan mendalam dan kemauan untuk memahami, suatu kondisi yang memerlukan kesabaran tingkat tinggi, dan itulah ciri kematangan seseorang. Setiap orang bisa meminjam pengaruh dengan menggunakan otoritas, namun hanya beberapa yang bisa menggunakan pengaruh.

Pengaruh bertumbuh sesuai hukum pertumbuhan yang diawali dengan keteladanan dan kemauan untuk lebih dulu memahami orang lain. Semakin besar kemauan kita untuk menjadi teladan dan memahami orang lain, semakin besar pengaruh sejati kita kepada mereka. Selamat membangun pengaruh! 

Posted in PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , , , , , .

Tinggalkan Balasan