PHILOSOPHY TODAY: PERBAIKI DIMENSI MENTAL ANDA!

Perbarui Dimensi Mental Anda!

Kualitas otak dan mental biasanya diperoleh dari sekolah formal. Namun, sesudah kita meninggalkan pendidikan formal, banyak dari kita tidak lagi memperhatikan  pertumbuhan kualitas otak dan mental kita. Kita tidak lagi membiasakan diri membaca bacaan serius, kita malas memperluas cakrawala kita dengan hal-hal yang baru, kita menumpulkan otak analisis kita, dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk menonton televisi, main game, atau media sosial.

Seandainya ada acara televisi dengan muatan pendidikan dan hiburan berkualitas, tentu akan sangat bermanfaat untuk memperkaya kehidupan. Namun, kebanyakan acara televisi adalah acara komersial yang sungguh tidak bermutu dan hanya menghabiskan waktu saja. Televisi mengembangkan otak kita pada tingkat yang paling rendah, rasa nikmat. Dengan memanfaatkan kehausan akan rasa nikmat itu kita bersedia menghabiskan waktu berjam-jam hanya sekadar menonton acara yang menampilkan  kelahiran anak seorang selebriti.    

Menghabiskan waktu untuk menonton acara-acara tidak bermutu mendegradasi kualitas mental, yang berujung pada penurunan kualitas diri dan tentu saja tidak bertumbuhnya karakter.

Kemauan belajar yang berkesinambungan adalah satu cara melatih dan membangun kualitas mental. Orang-orang berkarakter tahu bahwa sangat banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendidik diri mereka sendiri dan mendidik diri sendiri untuk melakukannya.

Tidak ada cara yang lebih baik untuk memperluas cakrawala mental dibandingkan dengan membiasakan diri membaca literatur yang berkualitas. “Orang yang tidak mau membaca tidak lebih baik dari pada orang yang tidak dapat membaca.”

Sejalan dengan membaca, membiasakan diri untuk menulis gagasan kita adalah cara yang baik untuk meningkatkan kualitas diri. Menulis yang baik selalu dibarengi dengan membaca. Menulis dengan baik adalah melatih kemampuan kita untuk berpikir  jernih, meningkatkan kapasitas nalar, dan untuk dimengerti secara efektif.

Karakter hanya dapat dibangun dengan proses yang tetap, panjang dan berlanjut terus menerus. Tentu dalam prose situ Anda harus mampu mendidik diri sendiri. Selamat mendidik diri sendiri!

Posted in PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , , , , , .