PHILOSOPHY TODAY: MENJADI CERMIN YANG BAIK

MENJADI CERMIN YANG BAIK

Kebanyakan orang melihat dirinya dari cermin lingkungan sosialnya. Mereka meyakini dirinya sebagaimana persepsi, opini, dan paradigma lingkungan di sekitarnya. Mereka terjerat dalam lingkaran sosial yang sering bias memantulkan bayangan mereka.

Lalu apa tugas yang bisa kita perankan untuk menjadi terang bagi dunia dengan membantu orang lain mengubah keyakinannya terhadap dirinya dengan menemukan dirinya yang sejati? Anda dapat menjadi cermin yang dapat memantulkan kembali citra diri sejati mereka, yang tidak terdistorsi oleh lingkungan yang tidak baik. Anda dapat membantu mereka untuk membangun sikap proaktif mereka dengan memperlakukan mereka sebagai orang yang bertanggung jawab. Anda dapat membantu mereka agar selalu menyelaraskan paradigma dan tindakannya dengan prinsip.

Menjadi cermin yang baik adalah sekaligus mengembangkan kualitas diri kita sendiri. Dengan memahami mentalitas kelimpahan, kita sadar bahwa kita sendiri akan semakin kaya dengan memberi, dan semakin bertumbuh dengan bersedia membantu orang lain menemukan dirinya yang sejati.

Mudah untuk menjelaskan mengapa Anda semakin bertumbuh dengan membantu orang lain menjadi berkarakter. Dengan membantu orang lain berkarakter, Anda akan menjalin komunikasi efektif yang intensif dengan orang proaktif lainnya, suatu syarat terbentuknya sinergi yang akan menghasilkan kelimpahan. Sebaliknya, bila Anda tidak mau membantu orang lain menemukan dirinya, Anda akan berada di sekitar orang-orang reaktif yang pada akhirnya akan mendistorsi Anda juga.

Bila orang lain karena diarahkan oleh lingkungan sosialnya memilih jalan yang rendah, sebagai orang berkarakter Anda mengemban kewajiban mengilhami   mereka ke arah yang lebih tinggi dan mempercayai mereka bahwa mereka bisa menempuhnya. Anda mendengarkan mereka dan berempati kepada mereka. Anda tidak membiarkan mereka lari dari tanggung jawab, Anda membantu mereka menjadi proaktif.

Bagaimana menjadi cermin yang baik? Percaya sepenuhnya bahwa setiap orang memiliki potensi luar biasa yang tersembunyi dan tugas kita adalah menemukan potensi itu. Goethe mengatakan, “Perlakukan seseorang sebagaimana adanya, ia akan menjadi sebagaimana adanya. Perlakukan seseorang sebagaimana ia dapat menjadi seharusnya, ia akan menjadi yang seharusnya.” Salam Karakter!

Posted in PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , , , , , .