PHILOSOPHY TODAY: MEMENUHI JANJI

MEMENUHI JANJI

Apa yang Anda lakukan ketika saat ini Anda tidak bisa memenuhi harapan orang lain? Berjanji tampaknya adalah cara paling mudah dan membangkitkan minat orang lain sebab berjanji dapat menumbuhkan harapan-harapan pada orang lain. Manusia memang suka mendengar janji, minimal untuk menyembuhkan rasa kecewa. Harapan-harapan yang tidak bisa dipenuhi pada saat ini biasanya dipenuhi dengan janji.

Namun, membuat janji adalah persoalan inti dalam hubungan antar manusia. Karena janji terkait dengan harapan, orang akan selalu mengingat apa yang pernah Anda janjikan. Komitmen untuk selalu memenuhi janji yang kita buat adalah deposito rekening emosional yang sangat besar sementara mengingkarinya adalah penarikan deposito rekening emosional yang sangat besar pula yang membuat harapan-harapan dan kepercayaan menjadi layu.

Sebenarnya, tidak ada penarikan rekening hubungan emosi yang lebih besar dibanding  pengingkaran terhadap komitmen, sebab pengingkaran terhadap komitmen menghancurkan integritas dan menghilangkan kepercayaan, inti dari hubungan emosional yang sejati.

Hubungan sejati yang dapat saling menumbuhkan bila hubungan dibangun dalam bangunan emosional dengan fundasi integritas. Suatu hubungan yang di dalamnya tidak ada kesalingpercayaan sejatinya tidak layak disebut sebagai hubungan.

Sebab itu, berhati-hatilah apabila Anda berjanji kepada orang lain! Usahakan untuk tidak mengumbar harapan-harapan yang tidak bisa Anda penuhi. Adalah lebih baik menyampaikan harapan-harapan kecil dengan komitmen yang besar dari pada membuat janji besar dengan komitmen yang kecil.

Semakin banyak Anda berhasil memenuhi janji Anda, Anda sedang membangun jembatan emosional yang semakin kokoh dan semakin sering Anda mengingkari janji Anda, Anda sedang merubuhkan jembatan emosional dengan orang lain!

Bangunlah Komitmen Memenuhi Janji! 

Posted in PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , , , , .

Tinggalkan Balasan