PHILOSOPHY TODAY: HUBUNGAN YANG MEMPERKAYA

HUBUNGAN YANG MEMPERKAYA

Hubungan komunikasi yang baik harus saling memperkaya. Apa fokus Anda ketika berkomunikasi dengan orang yang tidak Anda percayai integritasnya? Anda pasti selalu memikirkan tentang pribadi orang itu, bukan tema komunikasinya. Hubungan komunikasi demikian tidak akan bisa mencapai tujuan saling memperkaya atau meningkatkan kualitas.

Hubungan komunikasi yang saling memperkaya adalah hubungan komunikasi di mana kedua pihak fokus pada persoalan, bukan pada pribadi atau posisi seseorang.

Kita hanya bisa membangun hubungan yang saling memperkaya dari integritas, yang intinya adalah kepercayaan. Tanpa kepercayaan, bahkan negosiasi pun menjadi tak bernilai. Tanpa kepercayaan, tidak ada kredibilitas. Tanpa kepercayaan, hubungan komunikasi yang terbuka kedua arah tidak akan terjalin.

Jika kita saling percaya, kita menjadi terbuka dan bersedia dengan hormat untuk saling mendalami dan memahami sudut pandang masing-masing untuk mendapatkan alternatif sinergi yang akan memberikan kemenangan besar untuk kedua pihak.

Bagaimana jika hubungan ideal seperti itu belum terjalin? Anda perlu memahami bagaimana membangun komunikasi yang saling memperkaya dengan berbagai orang dengan karakter tertentu.

Jika Anda berkomunikasi dengan orang yang paradigmanya menang-kalah, Anda harus berfokus pada lingkaran pengaruh Anda. Dengan sopan santun, respek, dan penghargaan yang tulus untuk orang dengan paradigma yang berbeda menjadi deposito yang baik.

Berkomunikasi dengan orang paradigm menang-kalah Anda harus mendengar lebih banyak. Tidak ada manfaatnya untuk menyela. Anda lebih baik menjelajah ke dalam diri Anda sendiri untuk mendapatkan kekuatan proaktif Anda. Semakin kuat Anda, semakin besar komitmen Anda pada tujuan menang-menang, semakin kuat pengaruh Anda pada orang itu….Selamat membangun hubungan yang saling memperkaya!

Posted in PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , , , , , .