PHILOSOPHY TODAY: BERPIKIR PROAKTIF

BERPIKIR PROAKTIF

Sangat mengggairahkan untuk menyadari bahwa dalam memilih respons kita terhadap keadaan, kita dapat dengan kuat mempengaruhi keadaan kita. Melalui kesadaran demikian kita menjadi bersikap proaktif dalam menghadapi setiap persoalan hidup kita. Sikap proaktif adalah dasar dari hidup berkarakter.

Selama kita hanya berada dalam lingkaran kepedulian kita, sesuatu yang tak bisa kita ubah, kita memberikan kekuasaan kepada hal-hal di dalamnya untuk mengendalikan kita. Kita tidak mengambil inisiatif proaktif yang perlu untuk mengadakan perubahan yang positif.

Mungkin ada yang berpikir bahwa orang proaktif mengandung cenderung memaksa, agresif, atau tidak peka. Proaktif tidak demikian, melainkan hidup yang digerakkan oleh nilai, membaca realitas, dan tahu apa yang dibutuhkan.

Dalam menghadapi setiap persoalan, ketika kita berpikir bahwa akar masalahnya adalah orang lain, sesungguhnya pikiran kita itu sendirilah sebagai akar masalahnya. Sebab, dengan mengatakan bahwa orang lainlah yang harus bertanggung jawab, kita menyerahkan diri kepada kepada orang lain untuk mengendalikan kita.

Pendekatan proaktif adalah berubah dari dalam ke luar. Untuk menjadi berbeda, untuk mengadakan perubahan positif pada apa yang ada di luar sana, saya dapat menjadi lebih banyak akal, saya dapat menjadi lebih rajin, saya dapat menjadi lebih sabar, saya dapat menjadi lebih tekun, saya dapat menjadi lebih kreatif, dan lain-lain.

Ada begitu banyak cara untuk berada dan bekerja dalam lingkaran pengaruh, bukan lingkaran keperdulian. Menjadi pendengar yang lebih baik, menjadi pasangan yang lebih menyayangi, menjadi pelajar yang lebih tekun, menjadi anak yang lebih patuh terhadap orang tua. Hal yang palin sederhana untuk memperluas lingkaran pengaruh adalah menjadi lebih bahagia. Sama seperti kesedihan, kebahagiaan adalah pilihan. Hiduplah Proaktif!

Posted in PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , , , , .

Tinggalkan Balasan