PHILOSOPHY TODAY

Filsafat Henry Bergson…

Selain persoalan bilangan, persoalan lain pendapat Bergson adalah bahwa segala pluralitas atau unit-unit yang terpisah melibatkan ruang. Ketika kita mendengar bunyi langkah seseorang, kita memvisualisasikan orang yang sedang berjalan. Ketika kita mendengar bunyi lonceng arloji, kita memvisualisasikan bandulnya yang berayun-ayun.

Namun, semua itu hanyalah pengamatan otobiografis  pelaku visualisasi itu dan menegaskan penjelasan sebelumnya bahwa pandangan Bergson bergantung pada keandalan indera visual. Tidak ada alas an logis untuk menyusun bunyi arloji dalam ruang imajiner kebanyakan orang. Kebanyakan orang menghitungnya tanpa bantuan spasial apapun. Namun demikian, tak ada alasan bagi pandangan yang diduga Bergson bahwa ruang adalah niscaya.

Bergson mengasumsikan bahwa hal itu jelas dan mulai segera menerapkannya pada kasus waktu. Walau terdapat waktu-waktu yang berlainan satu sama lain, kata Bergson, waktu-waktu itu tersebar dalam ruang; dalam waktu sejati sebagaimana yang diberikan oleh memori, waktu-waktu yang berlainan itu saling menembus dan tidak bisa dihitung karena tidak terpisah…..

Posted in PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , , , , , .

Tinggalkan Balasan