Philosophy Today

Bergson…

Pandangan dunia ini yang terlihat sulit dan tidak alamiah bagi intelek,mudah dan alamiah bagi intuisi. Memori merupakan contoh tepat, karena dalam memori itu masa lalu berada pada masa sekarang dan saling tembus dengannya.

Lepas dari pikiran,dunia ini akan terus menerus sekarat dan lahir lagi; masa lalu tidak memiliki realitas, dan karenanya tidak ada masa lalu.

Memorilah, yang dengan hasrat korelatifnya, yang menjadikan masa lalu dan masa sekarang menjadi nyata dan karenanya menciptakan durasi sejati dan waktu sejati. Intuisi saja yang bisa memahami masa lalu dan masa sekarang ini: Bagi intelek, masa lalu dan masa sekarang tetap eksternal, terpisah satu sama lain secara spasial sebagaimana adanya.

Di bahah pedoman intuisi, kita mencerap bahwa “forma hanyalah pandangan kilat tentang transisi,” dan sang filsuf “akan melihat dunia eksternal meleleh kembali menjadi arus tunggal.”

Sesuatu yang terkait dengan keunggulan intuisi adalah doktrin Bergson tentang kebebasan dan pujiannya terhadap tindakan. “Pada hakikatnya makhluk hidup adalah pusat tindakan.” Kata Bergson…..

Posted in PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , , , , , .

Tinggalkan Balasan