Philosophy Today

Percaya diri adalah tentang perasaan dan pikiran yang terbangun melalui perasaan nyaman dan layak terhadap sesuatu. Perasaan dan pikiran tidak layak menumbuhkan inferior. 

Percaya diri adalah ketika Anda merasa diri Anda layak. Jika Anda merasa layak Anda akan percaya diri dan jika Anda merasa tidak layak, Anda tidak akan percaya diri. Jadi, hal yang paling penting disadari, pertama: percaya diri itu adalah pikiran yang menjadi perasaan. Pikiran Anda dibentuk oleh apa yang  Anda masukkan  ke dalam pikiran Anda. Saya sebut Anda masukkan, karena dalam hidup ini, Anda akan membaca banyak pendapat dan mendengarkan beragam komentar yang bisa memengaruhi persepsi Anda terhadap Anda sendiri. Ada yang positif dan ada juga yang negatif. Komentar positif akan menumbuhkan rasa percaya diri, komentar negatif akan menumbuhkan rasa inferior. Sayangnya, kita lebih banyak dijejali dengan hal-hal yang negatif, bahkan orangtua Anda sekalipun tanpa sadar dan seringkali didasarkan pada niat baik, lebih banyak memberikan komentar negatif terhadap Anda.

Namun, Anda berhak untuk menerima atau menolak apa yang disampaikan orang tentang Anda. Anda memiliki otoritas, memiliki hak penuh pada pikiran Anda. Orang lain bisa saja mengatakan Anda tidak layak, orang lain bisa saja mengatakan Anda tidak berpotensi, orang lain bisa saja mengatakan Anda tidak berbakat, tetapi Anda memiliki hak mutlak untuk menerima atau menolaknya. Andalah yang paling berkepentingan dengan pikiran Anda. (TIO- LINGKARAN SUKSES)

Posted in FILOSOFI, PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , , , .

Tinggalkan Balasan