MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-45

Aspek pertama dari triad, depresi, sering berujung pada upaya bunuh diri.Terdapat bukti yang banyak bahwa upaya bunuh diri khususnya di kalangan pemuda mengalami peningkatan.”Bunuh diri, yang pernah menduduki peringkat dua pulu satu dalam daftar penyebab kematian, kini berada di peringkat kesepuluh dan di beberapa negara bagian menjadi peringkat ke enam. Setiap orang yang akhirnya bunuh diri, rata-rata mengalami lima belas kali percobaan bunuh diri yang gagal.” Apa yang lebih penting adalah bahwa tingkat bunuh diri pada remaja mengalami peningkatan secara dramatis. Ketika bunuh diri termasuk sepuluh besar penyebab kematian di Amerika Serikat, di kalangan remaja ia menjadi nomor tiga, dan untuk kalangan mahasiswa menjadi penyebab nomor dua.

Akar dari perluasan frustrasi eksistensial terletak pada fenomena berikut. Faktanya, penelitian yang dilakukan di Idaho State University mengungkap bahwa 51 dari 60 mahasiswa (85 persen) dilaporkan melakukan upaya bunuh diri secara serius dengan alasan ‘hidup yang tidak bermakna’. Sebanyak 48 (94 persen) dari mereka memiliki kesehatan fisik yang prima, terlibat dalam aktivitas sosial, memiliki latar belakang akademik yang baik, dan hubungan  keluarga yang tidak bermasalah.

Saya ingin mengutip surat seorang mahasiswa kedokteran Amerika Serikat yang dikirimkan kepada saya baru-baru ini.”Semuanya ada di lingkungan saya di Amerika Serikat, saya lihat orang muda seusia saya meraba-raba untuk menemukan makna dalam eksistensi mereka.Seorang teman karib saya meninggal dalam pencariannya. Saya tahu sekarang, seandainya ia ada di sini, saya akan membantunya, berterima kasih untuk buku Anda, namun itu tidak terjadi baginya. Kematiannya, bagaimana pun, mendorong saya terhadap semua orang yang mengalami tekanan jiwa. Saya pikir, inilah motivasi terbesar yang dimiliki setiap orang. Saya telah menemukan makna (meskipun dalam kesedihan dan perasaan bersalah saya yang mendalam) dalam kehidupan dan kematian teman saya. Bila saya memiliki kekuatan yang cukup di masa depan sebagai seorang dokter untuk melakukan pekerjaan saya dan pemenuhan tanggung jawab saya, agar kematiannya tidak sia-sia. Saya ingin melakukan lebih dari sesuatu yang mencegah tragedi itu demi kebahagiaan orang lain.

Posted in FILOSOFI, PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , , , , , , , .

Tinggalkan Balasan