MAN’S SEARCH FOR ULTIMATE MEANING-31

Penelitian Baru Dalam Logoterapi 

Dalam kata pengantar edisi pertama berbahasa Inggris The Unconsciuous God (1975), saya berjanji untuk memeriksa beberapa prinsip, yang sejak publikasi pertama di Jerman tahun 1947, telah lebih awal dielaborasi. Dapat dimaklumi, saya mesti berkonsentrasi pada hati  nurani sebagai salah satu fenomena paling penting pada pusat prinsip ini. Sesuai dengan teori logoterapi, hati nurani memiliki fungsi yang sangat khusus. Namun, untuk menjelaskan fungsi ini lebih terang, saya akan mulai dengan memetakan teori motivasi yang mendasari logoterapi.

Menurut kebanyakan teori motivasi terkini, manusia pada dasarnya adalah makhluk yang tertarik dengan dorongan dan insting kebutuhan dan kepuasan. Ia melakukannya, dalam analisis akhir, hanya untuk meringankan tegangan batin yang mereka ciptakan, hingga akhirnya dapat memelihara atau memulihkan keseimbangan  yang disebut ‘homeostatis’. Konsep ini aslinya adalah istilah Biologi, namun akhirny ditemukan di mana-mana. Ludwig von Bertalanffy telah lama mempertahankan dan mendemonstrasikan bahwa fenomena biologis primordial seperti pertumbuhan dan perkembangan tidak dapat dijelaskan dengan prinsip homeostatis. Kurt Goldstein bahkan membuktikan bahwa otak yang berfungsi patologis ditandai dengan upaya untuk menghindari tegangan tanpa syarat. Saya pikir, manusia tidak pernah secara utama peduli terhadap kondisi batin, seperti keseimbangan batin, melainkan dengan sesuatu atau seseorang di luar sana, baik yang menyebabkan ia melayani atau pasangan dalam cinta—dan jika ia benar-benar mencintai pasangannya, ia pasti tidak akan menggunakannya sebagai sarana yang tepat untuk memuaskan diri sendiri.

Posted in PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , , , , , , .

Tinggalkan Balasan