MAN SEARCH FOR MEANING-46

Kita telah mencatat bahwa tanggung jawab akhir untuk situasi batin para tawanan bukanlah sebagai jumlah dari penyebab psikopsikis melainkan hasil dari keputusan bebas. Observasi psikologis para tawanan menunjukkan bahwa hanya orang yang mengikuti kekuatan batinnya pada moral dan spiritual mereka yang dapat mengelakkan kemungkinan jatuh menjadi korban akibat pengaruh pelemahan dalam kehidupan di kamp konsentrasi. Pertanyaan yang muncul sekarang adalah apakah yang membangkitkan kekuatan batin?
Para mantan tawanan, ketika menuliskan atau membicarakan pengalamannya, setuju bahwa kebanyakan tekanan mempengaruhi semua hal yang tidak ingin diketahuinya sepanjang ia menjadi tawanan. Mereka telah diberitahu bahwa tidak ada tanggal pasti kapan mereka akan dibebaskan. (di kamp kami bahkan tidak ada gunanya membicarakan hal itu). Nyatanya, masa tahanan bukan hanya tidak pasti tetapi juga tidak terbatas. Sebuah penelitian psikologis terkenal menunjukkan bahwa kehidupan di kamp konsentrasi dapat disebut sebagai “eksistensi sementara”. Kita dapat menambahkan ke dalam definisi itu sebagai “Eksistensi sementara batas yang tidak diketahui”.
Pendatang baru biasanya tidak mengetahui apapun tentang situasi di kamp. Siapapun yang kembali dari kamp yang lain diwajibkan untuk diam, dan kebanyakan dari kamp yang lain tidak bisa pulang. Saat memasuki kamp, perubahan akan terjadi pada pikiran para tawanan. Dengan akhir ketidakpastian datanglah ketidakpastian akhir. Adalah tidak mungkin untuk meramalkan bagaimana dan kapan, seandainya ada, bentuk eksistensi ini akan berakhir.
Posted in PHILOSOPHY TODAY and tagged , , , .

Tinggalkan Balasan