MAN SEARCH FOR MEANING-29

Kami bersyukur untuk belaskasihan bahkan yang terkecil sekali pun. Kami gembira saat ada waktu untuk mencari kutu sebelum tidur, meskipun hal itu sendiri sebenarnya tidak menghasilkan kenikmatan, seperti berdiri telanjang di pondok yang tidak hangat dengan salju yang tergantung di langit-langit. Namun kami sangat berterima kasih, seandainya tidak ada bunyi alarm serangan udara sepanjang operasi dan lampu tidak dimatikan. Seandainya kami tidak melakukan pekerjaan dengan baik, kami akan terbangun hingga larut malam.
Secuil keceriaan dalam kehidupan di kamp menghadirkan sejenis kebahagiaan negatif—kebahagiaan karena lepas dari mala petaka, seperti yang dijelaskan oleh Schopenhauer— dan bahkan kebahagiaan yang diakibatkan oleh perbandingan relatif. Kesenangan nyata, bahkan yang sangat kecil, sangat jarang terjadi. Saya pernah membuat semacam jurnal untuk mencatat perbandingan kesenangan, dan menemukan bahwa saya hanya mengalami dua kali momen kesenangan nyata sepanjang kehidupan di kamp . Pertama, ketika sepulang dari tempat kerja, saya diundang ke rumah makan setelah menunggu lama dan dikenalkan pada daftar pengajuan kepada juru masak. Ia berdiri di samping salah satu dari beberapa panci besar  dan menyendokkan sup ke mangkuk yang akan diterima oleh para tawanan, yang telah lebih awal didaftar. Dia adalah satu-satunya juru masak yang tidak melihat mangkuk tawanan yang mana yang ia isi. Ia membagikan sup secara adil, tanpa membeda-bedakan yang menerima, tanpa membeda-bedakan teman dekat atau sebangsa dengan memberikan kentang kepada mereka sementara yanglainnya hanya mendapat sup encer dari bagian atas.
Namun, bukan bagian saya untuk menilai para tawanan itu siapa yang meletakkan orang-orangnya di atas yang lain. Siapa yang dapat melemparkan batu pada seseorang yang merasakan pertemanan dalam situasi di mana, cepat atau lambat, adalah pertanyaan tentang hidup atau mati? Tak seorang pun yang bisa menilai, kecuali ia menanyakan diri sendiri dengan sejujur-jujurnya ketika ia dalam situasi yang sama, apakah ia akan melakukannya atau tidak?
Posted in PHILOSOPHY TODAY and tagged , , .

Tinggalkan Balasan