FENOMENA BIOLUMINESCENCE

bioluminescense-1
Bioluminesence

Fenomena bioluminiscence merupakan salah satu fenomena alam yang paling menakjubkan. Peristiwa langka yang mungkin tidak akan pernah kita saksikan sepanjang hayat.

Fenomena bioluminescence terjadi ketika cahaya yang dipancarkan dari organisme hidup menggabungkan dengan oksigen atmosfer dan reaksi kimia energi cahaya adalah hasilnya. 

Peristiwa itu membuat seluruh bagian laut seolah-olah tampak menyala, hampir seperti sinar cahaya besar yang terendam dalam air dan membuat daerah terlihat seolah-olah bersinar dalam gelap

Reaksi kimia yang menghasilkan bioluminescence membutuhkan dua bahan kimia yang unik: luciferin dan luciferase atau photoprotein. Luciferin adalah senyawa yang dapat menghasilkan cahaya. 

Dalam reaksi kimia, luciferin disebut substrat . Warna bioluminescent adalah hasil dari susunan molekul luciferin.

Fenomena lebih berkesan terjadi pada malam hari, karena cahaya dari bawah permukaan air.

Sejak 2500 tahun yang lalu, para ilmuwan memiliki ide dasar dari perbedaan antara lampu pijar dan pendaran sejauh 2.500 tahun yang lalu. Tahun 1600-an, para peneliti mulai menemukan bagaimana binatang membuat cahaya mereka sendiri. Tapi karena binatang yang berbeda menggunakan zat yang berbeda, para ilmuwan masih belum tahu persis bagaimana setiap spesies membuat cahaya bioluminescense. 

Dalam beberapa kasus, para peneliti belum tahu mengapa binatang membuat cahaya atau bagaimana kontrol saklar on-off. Fenomena bioluminescence sulit diteliti, karena banyak binatang kehilangan kemampuan luminescence mereka ketika ditangkap. 

(T-01tiologi.com/TT)

Ingin mengikuti UI Open days ? untuk registrasi klik disini!

Posted in HORISON and tagged , , , , , , , , , , , .