DINAS PENDIDIKAN DKI MENGUTAMAKAN PEMBANGUNAN FISIK

Jakarta, tiologi.com—


Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan DKI Jakarta membenarkan bahwa mereka lebih mengutamakan pembangunan prasarana pendidikan.

“Prasarana yang diutamakan karena masih banyak gedung sekolah yang perlu diperbaiki,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta, Taufik di Balaikota, Selasa (22/10/13).

pembangunan gedung

Ia menjelaskan, dari anggaran Rp13 triliun 52 persen digunakan untuk gaji, dan 38 persen prasarana, 10 persen untuk kegiatan.

“Hingga Oktober ini, kami punya daya serap yang ditargetkan 97 persen harus tercapai di luar sisa lelang, dan tidak dijalankan. Tadi dikumpulkan 10 dinas  yang strategis dan dilihat daya serap anggarannya. Kita masih dalam porsi totalnya 62 persen,” jelasnya.

Selain itu, Taufik mengungkapkan, berdasarkan usulan dari dinas terkait dan Musrenbang, pihaknya pernah mengusulkan dana hingga Rp 32 Triliun khusus untuk pendidikan. Karena pembatasan anggaran, pengajuan itu ditolak.

“Kita dibatasi Rp13 Triliun. Tunjangan yang berkaitan dinas pendidikan sekitar Rp2 Triliun, Rp6 Triliun untuk gaji, BOP Rp3 Triliun, KJP Rp1 Triliun, dan Rp800-an Miliar. Yang diolah Dinas Pendidikan Rp3 Triliun. Itu untuk Rp2 Triliun di dinas dan Sudin-Sudin,” kata Taufik.

Sementara itu,  total  APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) – Perubahan tahun 2013 ditetapkan DPRD DKI Jakarta sebesar Rp50,1 triliun. Jumlah ini bertambah Rp 129,58 miliar dari jumlah APBD Penetapan DKI tahun 2013 yang mencapai Rp 49,9 triliun.

(T01/tiologi.com/LI/)

Posted in PENDIDIKAN and tagged , , , , , .